
Industri kosmetik berbasis liquid dan semi-liquid mengalami perkembangan signifikan seiring perubahan perilaku konsumen. Pada tahun 2026, prediksi tren menunjukkan bahwa konsumen semakin memilih makeup dengan hasil natural, tekstur ringan, dan formula yang nyaman digunakan sepanjang hari. Perubahan ini berpengaruh langsung pada arah pengembangan produk bagi brand yang akan memasuki proses maklon di PT. Nirmala Kalyani Jaya.
Artikel ini merangkum arah tren makeup 2026 secara profesional, terstruktur, dan mudah dipahami pemilik brand.
1. Pergeseran ke Tekstur Ringan: Natural Finish sebagai Standar Baru
Konsumen Indonesia kini lebih memilih riasan yang tidak terlihat tebal atau berat. Karena itu, kategori makeup liquid dengan tampilan natural menjadi pusat perhatian.
Formulasi yang diprediksi dominan di 2026:
- skin tint liquid dengan coverage ringan
- tinted serum, menggabungkan manfaat skincare
- liquid complexion enhancer untuk tampilan glowy
- hydrating liquid blush dengan hasil sheer
Karakter yang dicari konsumen meliputi:
- tekstur mudah diratakan
- kemampuan menyatu dengan kulit tanpa residu
- rasa ringan untuk pemakaian harian
- hasil akhir natural (bukan matte ekstrem atau dewy berlebih)
Konsumen ingin produk yang mengikuti kulit mereka, bukan menutupi secara berlebihan. Tren ini membuka peluang besar bagi brand yang ingin merilis rangkaian complexion berbasis liquid.
2. Pertumbuhan Produk Multifungsi: Efisiensi sebagai Nilai Utama
Rutinitas kecantikan kini lebih sederhana. Konsumen menginginkan produk yang praktis dan serbaguna. Karena itu, kategori liquid multifunction diprediksi semakin meluas.
Jenis yang menunjukkan pertumbuhan kuat:
- liquid tint untuk bibir dan pipi
- gel blush dengan hasil semi-transparan
- multi-use liquid pigment
- glossy liquid lip bertekstur ringan
Keuntungan bagi brand owner:
- development lebih efisien
- varian lebih mudah dikembangkan
- kebutuhan konsumen jelas: simple, cepat, dan ringan
Produk multifungsi menjadi salah satu kategori paling menarik untuk memasuki pasar dengan modal produk terbatas.
3. Formula Hybrid Makeup–Skincare: Fungsi Ganda yang Semakin Dicari
Makeup tidak lagi berdiri sendiri. Konsumen menginginkan manfaat tambahan berupa hidrasi, kelembutan, dan kenyamanan kulit. Karena itu, formula hybrid yang memadukan sentuhan skincare semakin diminati.
Karakteristik yang diprediksi dominan:
- tekstur liquid lembut dengan humektan
- hasil riasan natural namun merawat kulit
- aman digunakan setiap hari
- tidak menyumbat pori
Contoh kategori:
- tinted serum liquid
- hydrating gloss tint
- glow enhancer liquid
Kategori hybrid ini menjadi titik temu antara tren kesehatan kulit dan preferensi riasan ringan.
4. Arah Warna Kosmetik 2026: Lembut, Adaptif, dan Aman untuk Tone Lokal
Warna-warna natural dengan sentuhan hangat diprediksi menjadi pilihan utama konsumen Indonesia pada 2026. Kategori liquid memberikan fleksibilitas hasil akhir yang lebih halus dan menyatu.
Palet warna dominan mencakup:
- soft rose
- nude coral
- warm peach
- sheer berry
Karakter warna yang disukai:
- intensitas lembut
- adaptif untuk berbagai tone kulit
- mudah di-blend
- memberikan kesan segar dan sehat
Untuk kategori bibir, formula glossy dan sheer sangat diminati karena memberikan tampilan youthful.
5. Eye Makeup Liquid: Fungsi dan Kenyamanan Meningkat
Konsumen ingin eye makeup yang mudah diaplikasikan, tidak mudah luntur, dan tetap nyaman digunakan. Karena itu, kategori berbasis liquid menjadi semakin penting.
Produk yang akan banyak diminati:
- liquid eyeliner dengan tekstur halus
- soft gel liner
- lightweight liquid shadow
Faktor teknis yang dicari:
- cepat kering
- tidak menggumpal
- tahan keringat
- tetap lembut di area mata
Kategori ini menunjukkan permintaan tinggi untuk riasan yang rapi namun tetap natural.
Kesimpulan: Tren Makeup 2026 Membuka Peluang Besar bagi Brand Berbasis Liquid
Arah tren 2026 menegaskan bahwa makeup berbasis liquid dan semi-liquid memiliki prospek sangat kuat. Konsumen menginginkan produk yang terlihat natural, nyaman, ringan, dan memberikan manfaat tambahan.
Dengan memahami perkembangan tren ini, brand dapat merancang portofolio produk yang lebih terarah sebelum memasuki proses maklon KSPP — dari konsep, formulasi, hingga persiapan produk siap rilis.